DETAIL ARTIKEL

Menanam Pohon Tin di POT

Menanam Pohon Tin di POT


BERTANAM BUAH TIN DALAM POT

Indonesia adalah negara yang memiliki lahan subur, kekayaan hayati yang melimpah dan iklim yang mendukung berkembangnya sektor pertanian.  Berbagai tanaman dari luar pun bisa dikembangkan dengan baik disini.  Salah satu tanaman yang masih memiliki potensi pengembangan yang tinggi adalah buat Tin atau buah Ara.  Begitu istimewanya buah ini, hingga di dalam Kitab Suci Al-Qur’an pun mengupas secara khusus dalam sebuah surat At-Tin. “ Demi buah tin dan buah zaitun, demi gunung thursina,”  demikian yang tersirat dalam Surat At-Tin ayat         1 – 2.
Buah tin memiliki kandungan nutrisi cukup lengkap, baik dalam bentuk vitamin ataupun mineral, bahkan begitu lengkapnya para ahli menyebutnya dengan super nutrition.  Menurut California Fig-s Advisory, kandungan nutrisi per 100 g mengandung Energi 250 kcal, Karbohidrat 63.87 gr, Lemak 0.93 gr, Protein 3.30 gr, Gula 47.92 gr, Folat (Vit. B9) 9 μg, Vitamin C 1.2 mg, Zinc 0.55 mg, Kalsium 162 mg, Riboflavin (Vit. B2) 0.082 mg, Pantothenic acid (B5) 0.434 mg, Vitamin B6 0.106 mg  dll.

Buah tin saat ini tengah populer di Indonesia karena buah tin memiliki manfaat dan khasiat yang baik untuk kesehatan. Tanaman buah tin mampu tumbuh baik di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia. Menanam buah tin ini sebenarnya sangat mudah, untuk memperbanyak tanaman pun sudah banyak caranya, serta perawatannya sama seperti tanaman pada umumnya, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menanam buah tin, khususnya jika ditanam dalam pot.
Tanaman buah tin atau yang dikenal dengan nama latin ficus carica merupakan buah asli negara Arab, karena itulah tanaman buah tin termasuk tanaman yang tahan terhadap cuaca panas. Selain di negara Arab buah tin juga dapat ditemui di negara lain seperti Eropa, Amerika, Australia dan juga Afrika.
untuk membudidayakan buah tin di dalam pot, alangkah baiknya kita memperhatikan mengenai cara menanamnya agar cepat berbuah berikut ini.

1.    Pemilihan Bibit
Pilihlah bibit tanaman tin yang sehat yaitu tidak terdapat bekas serangan penyakit, percabangannya kuat, serta daunnya lebat dan berwarna hijau, lebih baik lagi jika memilih bibit buah tin yang sudah berbuah namun pasti harganya lebih mahal dari bibit tanaman buah tin muda. Sedangkan untuk perbanyakan bibit tanaman tin dapat dilakukan dengan cara di stek maupun di cangkok.

2.    Penanaman Pohon Tin Dalam Pot
Berikut adalah cara menanam buah tin didalam pot :
•    Siapkan pot dengan ukuran diameter 50cm dan tinggi sekitar 60cm.
•    Pot yang dipilih harus memiliki dasar yang berlubang yang berguna sebagai jalan bagi air agar tidak menggenang di dalam pot,
•    Masukkan pecahan genting atau batu didasar pot sebelum dimasukkan media tanam.
•    Media tanam yang biasa digunakan biasanya terdiri dari tanah yang subur, sekam, dan sabut kelapa dengan perbandingan 1:1:1.
•    Sama seperti menanam pada area terbuka, bibit yang sudah bisa dipindahkan dari media semai kedalam pot adalah bibit yang sudah setinggi 60 cm, berdaun sempurna, dan berbatang tegak dengan diameter 1 cm.
Setelah media tanam terisi setengah tinggi pot, masukkan bibit pohon tepat ditengah pot sebelum ditimbun kembali oleh media tanam sampai menyentuh bibir pot, padatkan media tanam secara perlahan, lalu siram dengan air secukupnya.
Letakkan tanaman di tempat teduh selama satu minggu, setelah itu tanaman bisa dipindah pada tempat terbuka secara bertahap.

3.    Perawatan
Agar pohon tin dapat tumbuh dan berbuah secara maksimal, maka pohon tin harus diperlakukan sebagaimana perlakuan yang didapatnya di tempat asalnya.
Perawatan harian tabulampot buah tin meliputi penyinaran, penyiraman, pemupukan, pengendalian hama penyakit dan penggantian media.

a.    Penyinaran
Pohon buah tin adalah pohon yang berasal dari daerah yang panas, tandus serta mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Untuk itu, jika kita ingin mendapatkan buah tin yang berkualitas baik, pastikan pohon buah tin mendapatkan sinar matahari yang cukup.

b.    Penyiraman
Penyiraman adalah hal penting lainnya yang harus diperhatikan jika ingin pohon buah tin tumbuh secara maksimal. Pasalnya, pohon buah tin termasuk pohon yang tidak perlu terlalu sering disiram. Bahkan ada saat dimana pohon buah tin ini tidak perlu disiram sama sekali, seperti misalnya pada saat musim penghujan tiba.
Jika sudah memasuki musim kemarau, pohon buah tin hanya perlu disiram 3 hari sekali. Walaupun seperti itu, pohon buah tin yang ditanam pada musim kemarau memiliki kemungkinan panen lebih cepat jika dibandingkan dengan pohon buah tin yang ditanam pada musim penghujan.

c.    Pemupukan
Pada awal penanaman, pohon buah tin hanya memerlukan pupuk dasar dan juga pupuk daun dengan dosis yang disesuaikan dengan besarnya pohon. Gunanya pupuk daun ini adalah untuk merangsang pertumbuhan dari pohon buah tin. Jika sudah memasuki usia 2 tahun atau lebih, pohon buah tin bisa diberikan pupuk kandang setiap 2 - 3 bulan sekali dan pupuk NPK 1 bulan sekali yang bertujuan akan mempercepat pembuahan buah tin.

d.    Pengendalian Hama Penyakit
Salah satu penyakit pohon buah tin dapat dilihat dari daunnya. Pohon yang terserang penyakit biasanya berdaun menguning, kering, dan berguguran. Perawatan yang dapat dilakukan jika pohon buah tin mengalami hal yang sama adalah dengan memangkas daun yang terkena penyakit, karena jika dibiarkan, penyakit tersebut dikhawatirkan akan menyebar karena termasuk penyakit yang cepat menular hingga akhirnya seluruh daun pada pohon akan mati dan berguguran.
Selain penyakit pada daun, ada pula hama yang biasanya menyerang pada batang pohon buah tin. Hama ini biasanya dikenal dengan nama hama penggerek yang selalu membuat batang pohon tin menjadi keropos lalu mudah patah. Salah satu cara untuk dapat mengatasinya adalah dengan menyuntikan obat tanaman pada bagian batang pohon buah tin.

e.    Penggantian Media
Penggantian media dapat dilakukan 2  tahun sekali, untuk menunjang pertumbuhan buah dan tanaman. Komposisi media yang digunakan sama dengan media tanam sebelumnya, jika tanaman semakin besar sekaligus dilakukan pula penggantian pot atau repotting dengan pot yang semakin besar.

 

4.    Panen
Pada umur 8 bulan biasanya tanaman tin sudah mulai berbuah, ketika ukuran buah tin sudah mulai membesar, bungkus buah tin dengan plastik atau wadah khusus pembungkus buah, tujuannya agar pertumbuhan buah bagus dan terhindar dari serangan lalat buah, selain itu juga untuk menghindarkan buah dari air hujan. Pangkas juga daun di sekitar pangkal buah tujuannya agar sinar matahari bisa fokus ke buah.
Sebuah pohon buah tin yang sudah dewasa, ditempat terbuka mampu tumbuh sampai setinggi 35 meter, dan biasanya 1 pohon buah tin akan memasuki masa panen setelah memasuki usia  1 – 1.5  tahun.

5.    Khasiat Buah Tin
Berikut ini adalah beberapa khasiat buah tin :
-    Buah tin mengandung kalium, omega 3 dan omega 6 yang dapat membantu menjaga tekanan darah tinggi dan serangan jantung.
-    Efektif menurunkan berat badan, jadi sangat cocok untuk diet.
-    Dapat mencegah serangan kanker payudara dan juga kanker kolon apabila dikonsumsi secara rutin.
-    Buah tin memiliki serat larut yang disebut pektin, dimana serat tersebut berguna mengurangi kadar kolesterol darah.
-    Buah tin yang dipanggang bisa dijadikan obat kulit yang terkena radang seperti abses dan juga bisul.
-    Buah tin mempunyai zat Phenol dan Benzaldehyde yang berguna sebagai anti tumor dan juga bisa membunuh mikroorganisme phatogen, jamur dan virus yang terdapat pada tubuh manusia.
Pengembangan buah tin bisa menjadi alternatif komoditas yang bisa dikembangkan di pekarangan mengingat tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan prospek yang bagus dimasa mendatang.

Pustaka :
1.    https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-buah-tin
2.    https://www.kampustani.com/cara-menanam-buah-tin-dalam-pot-agar-cepat-berbuah

Oleh : Lalu Muhammad Gunawan, S.Pt.